Home Pemerintah Bupati Kupang Minta Aparat Penegak Hukum Telusuri Kasus Dugaan “Joki” DPRD?

Bupati Kupang Minta Aparat Penegak Hukum Telusuri Kasus Dugaan “Joki” DPRD?

480
0
SHARE

Kupang – Kasus dugaan perjalanan dinas anggota DPRD Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur NTT yang menggunakan “Joki” aparat penegakan hukum yaitu Kepolisian tipikor dan Kejaksaan harus turun tangan periksa dan diproses hukum.

“Ini hal pelanggaran dan perbuatan melawan hukum, “kata Bupati Kupang, Korinus Masneno saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon genggamannya pada, Sabtu (1/6/2019) lalu.

“Kasus ini bukan hal yang diinginkan oleh semua orang, termasuk Pemkab Kupang tetapi bagi saya, jika sudah ada penangkapan joki, kita serahkan ke Polres untuk diproses sesuai dengan aturan yang ada,” kata Masneno belum lama ini.

Ia mengatakan, penangkapan joki oleh Polres Kupang sebaiknya segera diproses agar tidak menjadi polemik masyarakat Kabupaten Kupang.

Ia juga membenarkan adanya surat panggilan dari Polres Kupang untuk Plt Sekwan DPRD Kabupaten Kupang, Rima K. Salean. Informasi tersebut diketahuinya pada 30 mei 2019 dari Plt Sekwan DPRD.

“Sudah ada surat panggilan dari Polres Kupang untuk Plt. Sekwan DPRD untuk memberikan keterangan terkait masalah dugaan 5 orang oknum joki menggantikan DPRD yang bertugas di Jakarta,” kata Masneno.

Sementara itu, Plt Sekertaris DPRD Kabupaten Kupang Rima K. Salean ketika dikonfirmasi membantah menerima surat panggilan dari Polres Kupang.
“Saya tidak tahu,” katanya singkat.

(ian/smr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here