Home Ekbis Akibat Perbuatan Melawan Hukum PT Indomobil Finance Cabang Kupang “Digugat” Ke Pengadilan

Akibat Perbuatan Melawan Hukum PT Indomobil Finance Cabang Kupang “Digugat” Ke Pengadilan

1100
0
SHARE

Kupang – Boby Hartono Tantoyo layangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur NTT, dengan tergugat Perusahaan PT Indomobil Finance cabang Kupang dengan kasus dugaan Perbuatan Melawan Hukum.

“Kami layangkan gugatan terhadap PT. Indomobil Finance Cabang Kupang yang beralamat di Jl Jenderal Sudirman 118, Kelurahan Nunleu Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, “Kata Penggugat Boby Hartono Tantoyo melalui Tim Kuasa Hukumnya Lesly Anderson Lay, SH dan Arnold Johni Pelipus Sjah, SH, M. Hum kepada wartawan, rabu (19 Juni 2019).

Dalam gugatan perbuatan melawan hukum yang dilayangkan ke Pengadilan dengan Nomor perkara: 150/Pdt 6/2019/PN-Kpg tertanggal 18/6/2019 disebutkan Kasus itu bermula pada 15 oktober 2018 tergugat PT Indomobil Finance melakukan somasi terhadap penggugat yang intinya meminta penggugat menyerahkan 5 unit kendaraan Dump Truck, karena masa sewa telah berakhir. Kemudian pada tanggal 22 Oktober dan 29 Oktober 2018, Penggugat kembali di somasi oleh Tergugat dengan alasan yang sama padahal barang berupa 5 unit kendaraan dump truck adalah milik penggugat.

Menurut Lesly, Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, pasal 70 ayat (1) dan (2) menyatakan buku pemilik kendaraan bermotor berlaku selama kepemilikannya tidak dipindahtangankan. Itu artinya secara hukum, penggugat adalah pemilik 5 unit dump truk sesuai dengan BPKB karena barang tersebut tidak pernah penggugat alihkan kepada pihak manapun termasuk tergugat.

Sementara Arnold Johni Pelipus Sjah menyatakan, karena barang itu bukan PT Indomobil Finance maka perbuatan mereka yang meminta Penggugat menyerahkan 5 unit dump truk yang bukan milik PT Indomobil Finance adalah perbuatan melawan hukum yang telah menerbitkan kerugian bagi Penggugat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kata Arnold, selain kerugian materil, penggugat mengalami kerugian imateril berupa nama baik dalam hubungan perjanjian sewa guna usaha, serta mengalami kerugian waktu, tenaga, dan pikiran yang tidak dapat di ukur atau nilai dengan uang, akan tetapi dalam gugatan ini dibatasi sebesar Rp. 15. 000. 000 000,- (Lima Belas Milyar Rupiah),”Urai Arnold.

(Sry/smr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here