Home Ekbis Bank NTT Mengakui Melanggar Aturan Saat Pemblokiran Rekening Milik Nasabah

Bank NTT Mengakui Melanggar Aturan Saat Pemblokiran Rekening Milik Nasabah

920
0
SHARE

Kupang – Kusa Hukum Bank NTT mengakui mempunyai kelalaian atau melanggar Aturan perbankan Saat melakukan Pemblokir Secara Ilegal terhadap Rekening Milik Nasabah.

Pengakuan itu saat mengajukan jawaban dalam ruangan sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur NTT, dengan penggugat PT Rimba Mas melawan Bank NTT sebagai tergugat.

Sidang berlangsung di Ruangan Tirta Lantai I, Pengadilan Negeri Kupang, Jln Palapa, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada hari senin, 1 Juli 2019 sekitar pukul 14.00 wita.

Sidang dengan agenda pembacaan Replik dari Penggugat di,”Katas Kuasa hukum penggugat PT Rimba Mas, Tommy Jacob kepada wartawan usainya persidangan.

Menurut Tommy, selaku tim kuasa hukum Penggugat telah menanggapi melalui jawaban Tergugat Bank NTT, pada intinya Tergugat dalam jawabannya telah mengakui pemblokiran yang mereka lakukan, dan kami telah menanggapinya intinya Bank NTT telah melakukan pemblokiran ilegal terhadap klien kami,”tegasnya.

Karena yang berhak melakukan pemblokiran adalah instansi yang berwenang sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 12 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Bank Indonesia Nomor: 2/19/PBI/2000 tentang persyaratan dan tata cara pemberian perintah atau izin tertulis membuka rahasia Bank.

Lebih lanjut, Kata Tommy, Tergugat juga telah mengakui kesalahannya melalui surat nomor: 074/021/KRD/IV/2019 tanggal 1 April 2019 perihal pemberitahuan yang pada pokoknya Tergugat telah membuka blokir atas rekening milik Penggugat.

Dari fakta persidangan ini membuktikan bahwa rekening klien mereka yang telah di blokir dan karena gugatan kami blokir tersebut dibuka oleh Bank NTT ungkap Tommy Jacob pengacara muda tersebut.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan, Senin 8 juli 2019 dengan aggenda Duplik dari Tergugat.

(tmy/mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here