Home Dunia Gadis ini Dipaksa Layani Ayah Berhubungan Badan, Ibunya malah Sediakan Kontrasepsi

Gadis ini Dipaksa Layani Ayah Berhubungan Badan, Ibunya malah Sediakan Kontrasepsi

232
0
SHARE

India, 11Maret.com – Selama 10 tahun gadis ini dipaksa layani ayahnya herhubungan badan.

Mirisnya, si Ibu bukannya melarang, malah ikut menyediakan alat kontrasepsi agar tak hamil.

Kini, korban sudah berusia 22 tahun.

Artinya, sejak usia 12 tahun, gadis ini sudah dipaksa melayani nafsu sang ayah.

Gadis ini mengumpulkan keberanian untuk melaporkan perbuatan tak terpuji sang ayah.

Ia kemudian melaporkannya kepada aparat kepolisian.

Namun, ada pemicu yang kuat hingga membuat gadis ini berani melaporkan ayah kandungnya itu.

Dikutip dari India Today, Selasa (20/8/2019), insiden nahas tersebut terjadi di Chinhat di pinggiran Lucknow, Uttar Pradesh, India.

Kepada polisi korban mengatakan telah ikhlaskan nasibnya namun ketika sang ayah melecehkan adik korban.

Ia kemudian mengumpulkan keberanian dan mengadukan insiden tersebut ke polisi.

Polisi kini tengah melakukan pengejaran karena sang ayah melarikan diri sementara sang ibu sudah ditangkap pihak berwajib.

Kemudian korban kini tinggal di rumahnya kembali sementara sang adik tinggal di penampungan sebuah LSM.

Archana Singh, penanggung jawab LSM Asha Jyoti Kendra menagatakan bahwa korban sudah diperkosa sejak berusia 6 tahun.

Ayah paksa anak 50 kali

Kasus di Lumajang tak lama ini juga bikin miris.

Polres Lumajang menangani kasus bapak memaksa anak kandung berhubungan badan sebanyak 50 kali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara polisi, kasus itu sudah dilakukan sekitar 50 kali.

Hal itu diketahui setelah pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang melakukan gelar perkara.

Kasus itu menyeret nama Sugeng Slamet (44) warga Kecamatan Pronojiwo, Lumajang sebagai tersangka.

Kasus itu diduga dilakukan mencapai puluhan kali karena dia mengaku memerkosa sang anak sejak anak perempuannya berusia 16 tahun di tahun 2015.

Kini anaknya sudah berusia 19 tahun.

Dari pengakuan korban, kelakuan bejat sang ayah pertama kali dilakukan tahun 2015 saat ia masih berumur 16 tahun.

Kasus itu baru terbongkar, Senin (29/7/2019) lalu.

Kasus itu bisa dibongkar setelah korban berhasil kabur saat hendak diajak ke sebuah hotel di Lumajang.

Dia melapor ke Polsek Senduro, Lumajang.

Kasus itu lantas ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan tindakan yang dilakukan oleh bapak kandung itu sungguh keterlaluan.

“Orang tua bejat, sangat sangat tidak masuk akal, di mana ayah kandung tega menye*****i putri kandungnya hingga lebih dari lima puluh kali sejak tahun 2015,” ujar Arsal.

Arsal menegaskan pihaknya akan menangani kasus itu secara serius.

Dia tidak menginginkan predator seksual berkeliaran di wilayah Lumajang.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menambahkan, dalam pemeriksaan terhadap SS diketahui jika dia memiliki lima orang istri.

“Pelaku memiliki lima orang istri, dan empat orang di antaranya bekerja di luar negeri sebagai TKW,” ujar Hasran.

SS terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar karena diketahui telah melanggar Pasal 81 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here